AAK MANGGALA – Akademi Analis Kesehatan (AAK) Manggala Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan presentasi dan promosi pendidikan di SMK Giri Handayani, Gunungkidul, pada Kamis, 2 April 2026. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai prospek karier di bidang Teknologi Laboratorium Medis kepada para siswa yang akan segera menyelesaikan masa studi menengah kejuruan.
Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah tersebut menghadirkan jajaran struktural AAK Manggala untuk memaparkan keunggulan program studi D3 Teknologi Laboratorium Medis (TLM). Direktur AAK Manggala Yogyakarta, Trisno Agung Wibowo, S.K.M., M.Kes., turun langsung memberikan pengarahan terkait rekam jejak institusi yang telah berdiri selama puluhan tahun tersebut.
Dalam sambutannya, Trisno Agung Wibowo menekankan bahwa institusi yang dipimpinnya memiliki basis alumni yang kuat dan tersebar di seluruh Indonesia. Keberadaan kampus yang beralamat di Jalan Bratajaya Nomor 25, Sokowaten, Banguntapan, Bantul ini disebut telah menjadi salah satu pilar penyedia tenaga kesehatan di wilayah DIY dan sekitarnya.
"Perlu disampaikan bahwa Akademi Analis Kesehatan Manggala Yogyakarta sudah berdiri sejak tahun 1998 dan sudah meluluskan ribuan mahasiswa yang berasal dari seluruh provinsi yang ada di Nusantara ini," ujar Trisno di hadapan para siswa SMK Giri Handayani.
Lebih lanjut, pihak kampus menjamin bahwa kurikulum yang diterapkan berorientasi pada serapan dunia kerja. Hal ini didukung dengan data serapan lulusan yang mencapai angka 99,8% di berbagai instansi kesehatan, mulai dari rumah sakit, puskesmas, Palang Merah Indonesia (PMI), hingga laboratorium klinik mandiri.
"Waktu tunggu dari kelulusan hingga mendapatkan pekerjaan tidak lebih dari 3 bulan. Ayo, beramai-ramai, berbondong-bondong segera mendaftar dan bergabung dengan kami Akademi Analis Kesehatan Manggala Yogyakarta," tambahnya.
Untuk menunjang proses pembelajaran, AAK Manggala yang telah terakreditasi oleh BAN-PT dan LAM-PTKes ini menyediakan berbagai fasilitas mumpuni. Siswa mendapatkan informasi mengenai ketersediaan laboratorium praktikum, ruang kuliah ber-AC, koneksi Wi-Fi, hingga akses beasiswa dari Yayasan.
Antusiasme terlihat dari respon para siswa selama sesi pemaparan materi. Banyak siswa yang baru menyadari bahwa profesi analis kesehatan memiliki peran krusial dalam sistem diagnosa medis di fasilitas kesehatan modern.
Salah satu siswa SMK Giri Handayani memberikan testimoni positif setelah mengikuti rangkaian acara. Ia mengaku mendapatkan wawasan baru mengenai pilihan pendidikan tinggi yang memiliki jaminan masa depan yang jelas.
"Sejauh yang saya rasakan, banyak informasi yang saya dapatkan. Pemaparannya pun mudah dimengerti. Pokoknya asik deh," ungkapnya singkat mengenai pengalaman mengikuti sosialisasi tersebut.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para lulusan SMK di wilayah Gunungkidul dapat menentukan arah pendidikan tinggi yang linear dengan kebutuhan tenaga kesehatan nasional, sekaligus membantu mengurangi angka pengangguran terdidik dengan memilih program studi yang memiliki masa tunggu kerja singkat.